PERSAINGAN DESKTOP SEARCH

Jika Anda berlaku seperti normalnya para pengguna PC di seluruh dunia yang setiap harinya rajin menjejali harddisk dengan berbagai benda digital seperti foto, lagu, dokumen, program, dan video tidak bisa dihindari lagi, dalam waktu singkat, kapasitas harddisk sebesar apapun akan cepat penuh.

Jika Anda juga berlaku seperti normalnya para pengguna PC di seluruh dunia yang dengan ‘sok-cantiknya’ meletakkan berbagai benda digital tersebut ke dalam folder My Documents, atau berbagai sub-folder di dalamnya, yang seringkali langsung dilupakan begitu selesai dibuat, maka Anda juga sepertinya akan mengalami masalah penumpukan berbagai folder dan sub-folder penyimpanan tanpa perawatan file lebih lanjut.

Yang menjadi masalahnya, menyimpan sebuah file jauh lebih mudah ketimbang menemukannya. Dan seringkali, kita justru tidak bisa menemukan apa yang paling kita butuhkan. Dalam waktu singkat, komputer Anda sudah berubah menjadi semacam black hole yang menyedot habis semua informasi. Menurut bahasa bisnis, ini berarti kerugian besar, baik dari segi biaya maupun dari segi waktu.

Menggunakan sistem pecarian bawaan Windows? Terlalu lama dan itu pun belum tentu ada hasilnya –kita bisa belanja bahan, menyiapkan, sampai menghidangkan makan malam prasmanan dulu sebelum pencariannya selesai. Tidak bisa tidak, kita memerlukan bantuan dari luar.

GOOGLE DESKTOP DAN BEBERAPA PESAINGNYA

Harus diakui, Google memang bukan yang pertama yang menyediakan aplikasi pembantu pencarian file di folder lokal dengan Google Desktop-nya. Tetapi kenyataan bahwa ia merupakan mesin pencari nomor satu di Internet, saat ini, membuatnya menjadi yang paling terkenal.

Perlu diingat, yang paling terkenal bukan berarti yang terbaik. Ditemukannya berbagai lubang pada aplikasi Google Desktop telah menghambat jalan sang raja mesin pencari itu menuju singgasana desktop search terbaik. Setidaknya itulah pendapat beberapa nama besar dunia perkomputeran.

Meskipun kita tidak ingin komputer kita berisiko tidak aman hanya karena lubang-lubang kecil pada Google Dekstop, aplikasi pencari yang bisa mendaftar dan menemukan semua file di mana pun di harddisk komputer dengan cepat, tak bisa dipungkiri lagi kita tetap membutuhkan aplikasi pencari semacam itu.

Jadi, sementara menunggu Google selesai menyempurnakan aplikasi barunya, ada beberapa alternatif aplikasi yang sepertinya juga layak untuk dilirik. Perangkat-perangkat lunak ini diharapkan bisa mendekati kesempurnaan sebuah mesin pencari desktop.

Seperti mesin pencari Internet pada umumnya, mesin pencari desktop akan melakukan pendataan semua file yang ada di harddisk. Penggunanya bisa memperoleh hasil pencarian dalam hitungan sepersekian detik berdasarkan kata kunci, tipe file ataupun lokasi penyimpanannya.

Misalnya, Anda bisa menemukan foto-foto liburan mana pun selama mereka punya ‘sesuatu’ yang bisa dijadikan dasar pencarian –seperti nama file atau tanggal pembuatannya, “Wanita Cantik 2011” misalnya.

 

Advertisements

JURUS-JURUS MENYEMPURNAKAN FIREFOX

Sebegitu terbiasanya kita menggunakan Internet Explorer (IE), sampai-sampai ada beberapa fitur bagus pada browser lain yang tidak kita pedulikan, seperti lelaki yang sedang dimabuk kepayang pada wanita cantik. Padahal nanti, saat kita merindukannya, perlahan kita akan mencoba melirik browser lain. Hal itulah yang terjadi pada sekian banyak orang yang mulai beralih ke Firefox.

Tidak ada yang bisa menyangkal bahwa Firefox cukup bagus untuk menggantikan IE, meskipun kesederhanaannya terkadang bisa merepotkan juga. Untungnya Firefox dilengkapi dengan berbagai fitur, plus berbagai extensions, yang bisa meningkatkan kesempurnaanya.

Kalau bisa diumpamakan, Firefox adalah seorang pendekar, sedangkan extensions-nya adalah jurus-jurusnya. Makin banyak ia diberikan jurus baru, makin digjayalah ia.

15 JURUS SAKTI

Sebelum bisa menggunakan extensions, kita harus memiliki dan menginstal Firefox di dalam harddisk komputer kita. Jika belum, kita bisa men-download installer-nya di alamat http://www.mozilla.org/products/firefox/. Dari halaman tersebut, kita bisa memilih versi Firefox yang sesuai dengan sistem operasi yang kita gunakan. Ada tiga pilihan sistem operasi –Windows, Linux dan Mac OS.

Setelah selesai dengan proses men-download dan menginstal, kita bisa menjalankan Firefox dan masuk ke menu [Tools]>[Extensions]>[Get More Extensions]. Dari sini, kita akan dibawa ke lokasi penyimpanan extensions. Jika mau langsung mengunjungi, alamatnya adalah di http://addons.update.mozilla.org/extensions/?os=Windows&application=firefox.

Ada banyak extensions tersedia di sana, yang bisa kita pilih sesuai dengan keperluan. Berikut adalah beberapa yang direkomendasikan.

1. About site 0.1.1

Kita bisa mendapatkan berbagai informasi mengenai situs yang sedang kita kunjungi lewat jendela tab. Cara mengakses informasinya adalah dengan meng-klik kanan di mana saja di halaman tersebut. Informasi-informasi tersebut adalah:

Informasi lalu lintas situs dari Alexa

– Informasi Google Linked atau Google Related

– Permintaan data Whois

– Pencarian referensi melalui Technocrati

– Pencarian salinan halaman situs melalui Internet Archive Wayback Machine

Jika Anda ingin tahu lebih banyak mengenai sebuah situs, atau sedang melakukan penelitian berdasarkan informasi dari situs tertentu, maka extension ini bisa digunakan.

MENCEGAH E-MAIL BERVIRUS DENGAN FORMAT PLAIN TEXT

Salah satu cara penyebaran virus yang paling efektif adalah melalui e-mail. Si pembuat virus cukup melepas e-mail berisi virus ke beberapa target dan e-mail virus segera akan menyebar secara otomatis ke seluruh alamat e-mail yang terdapat address book target. E-mail bervirus ini nantinya akan terus menyebar dari satu alamat e-mail ke puluhan atau ratusan alamat e-mail lain.

E-mail-e-mail bervirus semacam itu biasanya menyertakan file attachment yang akan menjangkiti komputer apabila si pemilik e-mail membuka file yang disertakan. Untuk itu pengguna dapat memblokir seluruh attachment e-mail yang berpotensi mengandung virus.

Teknik perusakan PC tidak hanya melalui file attachment saja. Cara lain yang bisa digunakan adalah dengan memanfaatkan kemampuan pengiriman e-mail dalam format HTML. Dengan format ini e-mail yang dibuka akan sama cantik dengan halaman Web, karena pengirim dapat menyertakan gambar, suara, script, dan sejenisnya ke dalam badan e-mail. Kemampuan inilah yang sering dimanfaatkan penyebar virus dengan menambahkan script-script “nakal” yang bisa mengeksploitasi PC didalam e-mail yang dikirim.

Dengan teknik perusakan ini, pemblokiran attachment tidak akan menolong. Satu-satunya cara untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memblokir e-mail berformat HTML dan mengonversinya menjadi plain text. Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Jalankan Outlook Express melalui menu [Start]>[All Programs]>[Outlook Express].
  2. Klik menu [Tools]>[Options…].
  3. Pada jendela Options yang baru muncul, klik tab [Read].
  4. Berkan tanda cek pada checkbox [Read all messages in plain text].
  5. Klik [OK] untuk menutup jendela Options.

Saat ini Anda tidak akan menerima lagi e-mail dalam format HTML. Semua pesan akan dikonversi secara otomatis menjadi teks murni (plain text).

 

BROWSER ALTERNATIF SELAIN INTERNET EXPLORER

Di dunia yang serba ‘berjendela’ ini, sangat mudah bagi kita untuk melupakan bahwa kita sebetulnya punya banyak pilihan. Bisa jadi karena adanya efek ‘doktrinasi halus’, atau karena kita sendiri yang tidak mau repot dan takut berpindah ke lain hati, karena sudah terlalu cinta dengan satu pilhan seperti lelaki yang dimabuk kepayang kepada seorang wanita cantik.

Hal yang sama berlaku untuk urusan browser. Ada banyak browser alternatif yang sebetulnya jauh lebih baik ketimbang browser yang selalu kita pakai –Internet Explorer (IE). Mereka menawarkan lebih banyak fitur dan kemudahan dalam pemakaian, plus tingkat keamanan yang lebih tinggi.

Jika Anda adalah pengguna Internet kelas berat, maka Anda pasti tidak asing dengan segala ancaman keamanan yang hampir semuanya mengarah ke IE sebagai browser terpopuler saat ini. Akibatnya, banyak komputer pribadi yang terinfeksi oleh spyware dan virus yang berhasil masuknya lewat IE.

 

Rasanya tidak adil jika kita membicarakan dan membandingkan kompetisi IE dengan browser lainnya –karena IE akan kalah dari semua segi. Faktor yang membuat IE masih menguasai sebagian besar pangsa pasar browser adalah karena ia termasuk dalam paket sistem operasi Windows. Selain itu, sudah banyak website yang terlanjur didesain khusus untuk dibuka dengan IE, akibatnya akan terlihat kacau jika ditampilkan pada browser lain.

 

Ada beberapa browser alternatif yang pasti sudah cukup akrab di hati para pecinta Internet. Misalnya saja Firefox, si bungsu yang hebat; atau Opera, si ringan pelari cepat. Tetapi ada lebih banyak pilihannya lainnya, dan semua kembali pada sang pengguna.

 

AVANT BROWSER 10

 

Browser ini menggunakan arsitektur yang sama dengan IE, tetapi ada beberapa tambahan untuk meningkatkan fungsionalitas di dalamnya. Seperti kebanyakan browser non-IE, Avant Browser mendukung fungsi tab browsing dan bisa menyusun beberapa jendela browser yang terbuka secara vertikal maupun horizontal.

 

Salah satu kekurangannya adalah tampilannya yang sedikit penuh. Selain menampilkan sepuluh menunya, browser ini juga menampilkan begitu banyak ikon navigasi. Tampilan ini bisa membuat bingung para pengguna baru, atau mereka yang memiliki keterbatasan penglihatan –bisa jadi mereka kesulitan dalam mencari salah satu fungsi yang dibutuhkan di antara kerumunan ikon tersebut.

 

Meskipun demikian, dokumen HTML dapat di-zoom hingga 500 persen. Untuk mempercepat proses navigasinya, si pengguna dapat memasukkan singkatan yang dibuatnya sendiri untuk menggantikan sebuah alamat URL. Misalnya, setelah mengganti alamat Google sebagai ‘gg’, ia bisa mengetikkan ‘gg’ di kotak alamat untuk menuju ke halaman Google.

 

Pengguna mahir bisa mengatur apakah browser-nya bisa membuka halaman yang mengandung komponen ActiveX, script, ataupun Java Applet. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan. Meski begitu, Avant Browser masih rentan terhadap ancaman yang bisa menyerang IE.

 

Secara umum, browser ini direkomendasikan di atas IE karena berbagai kelebihannya. Selain itu, ia cukup kompatibel untuk membuka halaman-halaman yang ‘khusus IE’.

 

BERINTERNET DENGAN PC TANPA MODEM

Browsing Internet bisa jadi merupakan keasyikan tersendiri bagi banyak orang. Browsing Internet bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja –selama kita memiliki PC bermodem yang terkoneksi dengan Internet. Tingkat mobilitas yang semakin tinggi disertai dengan laju teknologi komunikasi yang kian berkembang pun membuat dunia online semakin nyata. Kebutuhan manusia akan Internet di jaman sekarang ibarat wanita dengan kosmetik, satu kebutuhan dan perpaduan yang saling terkait dan melekat.

Akses Internet kini bisa dilakukan dari ponsel atau PDA, cukup dengan sebuah teknologi yang disebut GPRS (General Packet Radio Service). Pertama, yang harus kita lakukan adalah mengaktifkan fitur GPRS pada ponsel kita. Hampir semua operator selular di Indonesia telah membalut produk layanannya dengan teknologi GPRS. Hanya beberapa yang memang sengaja tidak dilengkapi dengan teknologi tersebut, contohnya Kartu Mentari (Satelindo), Kartu Jempol (XL), dan Kartu As (Telkomsel).

Browsing lewat ponsel atau PDA memang mudah dan simpel. Dengan sebuah perangkat mungil, Internet bisa hadir dalam genggaman. Namun beberapa ketidakasyikan bisa muncul dari akses Internet via perangkat mobile. Pertama adalah keterbatasan pada tampilan layar. Kedua, harga yang harus dibayar untuk mengakses Internet lumayan mahal. Dan ketiga, kecepatan transfer yang terkadang lelet –tergantung pada koneksi dan trafik layanan si operator selular.

 

Keadaan bisa jadi semakin tidak asyik jika ponsel yang kita miliki bukanlah ponsel canggih nan pintar yang memiliki dukungan terhadap warna berkualitas tinggi serta sebuah browser untuk menampilkan halaman Web dengan sentuhan utuh seperti layaknya pada PC. Ponsel minimalis yang hanya mendukung WAP (Wireless Application Protocol) hanya bisa membuka sebuah halaman WAP, versi minim sebuah halaman Web utuh, untuk ditampilkan pada layar ponsel. Halaman ini tidak mendukung kemampuan multimedia seperti gambar dan animasi.

 

Tapi tak perlu kuatir. Manusia semakin pintar, teknologi pun semakin maju. Para pengguna teknologi kian dimanjakan dengan berbagai kemudahan dalam berkomunikasi dan bertukar informasi. Ponsel GPRS bisa diseting sebagai modem untuk konek ke Internet. Di kala suntuk dan bosan dengan SMS atau telepon, sementara kerinduan untuk menjelajah negeri online Internet mendera, sedangkan PC yang ada di depan kita hanyalah PC standar tanpa modem dan koneksi Internet, kita bisa membuka ponsel dan menyulapnya menjadi sebuah modem.

 

 Seting Ponsel Menjadi Modem

Banyak jalan menuju dunia online. Jika kita memiliki ponsel lumayan canggih, kita bisa memanfaatkan teknologi Bluetooth atau infrared yang ada untuk menghubungkan ponsel tersebut ke PC. Jika ingin menghubungkan PC dengan ponsel via kedua teknologi tersebut, perlu diingat bahwa PC pun harus dilengkapi dengan senjata sejenis –Bluetooth atau infra red-– supaya data bisa disinkronisasi.

BILA VoIP BERSANDING WI-FI

VoIP memungkinkan orang berkomunikasi menggunakan suara melalui Internet. Wi-Fi membuat orang bisa berinternet tanpa kabel. Apa yang bisa terjadi bila keduanya disandingkan? tentunya layaknya pasangan lelaki dan wanita

Dua teknologi dipadukan untuk menghasilkan sesuatu yang baru. Seperti itu, bukan cerita aneh. Barang-barang yang sering digunakan sehari-hari sering kali merupakan hasil perpaduan antara dua teknologi. Ini juga berlaku di dunia komputer, khususnya Internet.

Voice over Internet Protocol (VoIP) dan Wireless Fidelity (Wi-Fi), keduanya berhubungan dengan Internet. Yang pertama ialah mengantarkan suara melalui Internet untuk komunikasi. Lainnya, membikin berinternet bebas dari kabel. Keduanya bisa dikombinasikan. Hasilnya? Nanti dulu. Simak dulu masing-masing teknologi supaya lebih afdol memahami perpaduan keduanya.

 

Voice over Internet Protocol

Secara sepintas, mengenai VoIP bisa dibaca pada PCplus edisi ini pada rubrik Surfing. VoIP memungkinkan seseorang mengalirkan serta menerima suara melalui Internet tak ubahnya menelepon.

Secara sederhana, ber-VoIP dengan PC berarti mengubah PC menjadi telepon. Sangat mudah ber-VoIP dengan PC. Yang diperlukan cuma perangkat PC dengan mikrofon dan speaker, koneksi Internet, plus berangkat lunak untuk VoIP (contohnya GloPhone yang dibahas dalam rubrik Surfing). Tak ada alat yang terbilang aneh untuk berkomunikasi suara via VoIP.

Saat seorang berbicara di mikrofon, peranti lunak VoIP menerjemahkan suara menjadi paket data yang kemudian dikirim ke penerima melalui jaringan Internet. Sesampainya di tujuan, paket data tersebut kembali diterjemahkan ke suara sehingga bisa dipahami oleh telinga manusia.

Perangkat lunak VoIP biasanya gratis saat digunakan untuk berkomunikasi antarperangkat. Contohnya (lagi-lagi) GloPhone. Ia bebas digunakan tanpa biaya bila dipakai untuk menghubungi sesama pengguna GloPhone lain. Namun bila GloPhone dipakai untuk menghubungi telepon rumah (Public Switched Telephone Network/PSTN) atau ponsel, barulah GloPhone memungut biaya.

VoIP yang barusan dijelaskan bisa dibilang VoIP berbasis perangkat lunak. Ada lagi jenis VoIP yang lain yang berbasis perangkat keras. Sistem VoIP ini tak menggunakan PC sebagai sarana utama, namun menggunakan adapter VoIP yang dihubungkan ke telepon. Adapter itu nantinya mengubah suara menjadi sinyal digital dan meneruskannya melalui jaringan VoIP atau jaringan telepon biasa. Nantinya, si penerima bisa mengubah sinyal digital itu kembali menjadi analog meskipun di sana tidak memiliki adapter VoIP.

VoIP seperti biasanya merupakan suatu solusi komunikasi murah bagi perusahaan yang bercabang banyak, tersebar di penjuru negeri dan mereka membutuhkan komunikasi yang terintegrasi.

Karena ditujukan bagi kaum komersial, VoIP seperti ini menarik biaya. Layaknya Internet yang memiliki penyelenggara jasa Internet, layanan VoIP memiliki Penyelenggara jasa VoIP. Nortell adalah salah satu perusahaan yang menawarkan komunikasi via VoIP.

10 TIPS MENGGUNAKAN SEARCH ENGINE

Search engine adalah ibarat wanita cantik yang semua orang ingin menggunakannya, yang merupakan situs yang biasanya pertama kali kita kunjungi saat membutuhkan informasi di Internet. Tujuan awalnya sih agar perburuan info tidak menghabiskan banyak waktu dan materi yang terkumpul juga jauh lebih banyak dan lengkap. Namun tak jarang kita malah kecewa setelah menghabiskan banyak waktu di depan komputer toh info yang didapat jauh dari yang cukup. Berikut ini adalah 10 tips yang dapat Anda pergunakan sebagai panduan mencari informasi di Internet.

1. “Berpikir layaknya manusia”.

Search engine didesain oleh manusia untuk bisa memahami manusia. Saat memasukkan kata kunci (keyword) pada search engine jangan menggunakan susunan kata-kata sinonim. Misalnya, jika Anda menanyakan “dimana bisa saya dapatkan script film Titanic” kepada si Bejo pacar Anda, maka yang kata-kata yang dapat dimasukkan pada search engine adalah movie script” AND Titanic. Bukannya Titanic movie film script book.

2. Huruf besar.

Secara umum selalu gunakan huruf kecil saat mengetikkan keyword di search engine, namun untuk beberapa search engine macam Altavista (http://www.altavista.com) huruf besar sangat berpengaruh. Pada Altavista jika Anda mengetikkan star maka hasil pencarian turut memasukkan website yang mengandung Star, STAR, staR dan lain lain. Tapi jika kata yang Anda masukkan adalah China maka hanya situs yang berhubungan dengan negara China saja yang akan ditampilkan.

3. Jangan Pernah Mendewakan Search Engine Tertentu.

Google (www.google.com), Altavista (http://www.altavista.com), Hotbot (www.hotbot.com) dan Ftpsearch (www.ftpsearch.com) adalah search engine yang sudah tak asing lagi di telinga. Namun seiring dengan perkembangan Internet search engine -search engine ini telah banyak mengubah kebijaksaannya. Salah satunya adalah dengan membuat filter-filter untuk mensensor materi tertentu. Coba saja gunakan search engine diatas untuk mencari file MP3 dan bandingkan hasilnya saat Anda menggunakan search engine lain. Untuk mencari situs lokal, Search Indonesia (www.searchindonesia.com) terkadang lebih baik daripada Google.

4. Tetap Konsentrasi pada Tujuan.

Tetap konsentrasi pada informasi yang Anda cari. Sering kali kita tergoda oleh info-info yang berada diluar konteks tujuan (misalnya dalam bentuk pop-up) sehingga melupakan tujuan awal browsing.

5. Gunakan tanda (” “)

Tanda (” “) bertujuan untuk membatasi pencarian. Jika Anda mengetikkan dancing wolf maka hanya situs-situs yang mengandung tepat frase dancing wolf akan ditampilkan.

6. Gunakan Kata Sespesifik Mungkin.

Misalkan Anda ingin mencari info seputar mobil klasik keluaran Mercedes-Benz, maka Anda bisa ketikkan Classic Marcedes-Benz. Hindari kata classic car apalagi hanya mengetikkan kata car. Jika model mobil yang Anda cari hanyalah jenis Mercedes-Benz 300SL maka cukup ketikkan frase tersebut (tanda petik turut disertakan) pada search engine.

7. Menggunakan tanda + dan –

Persempit wilayah pencarian dengan memanfaatkan ke dua tanda ini. Misalnya Anda ingin mencari tips bagaimana meng-uninstall paksa beberapa komponen Windows. Maka ketikkan +”Windows XP” +hint +tips -uninstall -sex -girl -“make money pada search engine. Perhatikan susunan kata dari kiri ke kanan (hirarki yang semakin sempit). Tanda – bertujuan untuk membuang situs yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan info yang sedang dicari. Tanda + dan – identik penggunaannya dengan operator boolean AND dan NOT.

8. Kombinasi Operator Boolean AND, OR dan NOT.

Contoh: woman AND cancer OR “breast cancer” NOT sex. Artinya search engine akan mencari situs yang berhubungan dengan wanita dan penyakit kanker payudara dan bukan situs-situs porno.

9. Gunaan ejaan yang benar.

Bila Anda ragu penggunaan kata dalam bahasa asing untuk diketikkan pada search engine maka ada baiknya untuk men-cek terlebih dahulu kata yang dimaksud. Anda bisa menggunakan Ask Jeeves (www.askjeeves.com) atau Google.com. Google akan segera menampilkan ejaan kata alternatif dan kata-kata yang paling umum digunakan untuk Anda pilih, sedangkan Ask Jeeves akan mengecek apakah ejaan yang Anda masukkan sudah benar.

10. Milis

Milis atau forum diskusi tempat bertukar informasi dapat dijadikan alternatif pencarian. Biasanya forum diskusi ini terbagi dalam banyak kategori jadi pilih saja sesuai dengan kebutuhan Anda. Walau kebanyakan milis tersebut mewajibkan Anda untuk mendaftar terlebih dahulu sebelum dapat bergabung, namun Anda bisa terkejutkan dengan info-info yang bisa dimanfaatkan dari forum diskusi ini.

Demikianlah 10 tips yang dapat dipakai untuk membantu Anda “mengubek” tumpukan informasi di dunia maya. Bila Anda memiliki pertanyaan seputar topik diatas jangan ragu untuk menanyakannya. Happy surf!